2019, Ada 52.000 Guru Pensiun

2019, Ada 52.000 Guru Pensiun

2019, Ada 52.000 Guru Pensiun

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta guru-guru

yang sudah pensiun untuk tetap kembali mengajar. Hal ini dilakukan sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan guru yang tengah dihadapi saat ini.

Muhadjir menjelaskan bahwa pihaknya minta para pensiunan guru tersebut untuk memperpanjang masa pengabdiannya di sekolah. “Kita meminta guru-guru yang sudah pensiun memperpanjang masa pengabdiannya di sekolah-sekolah sambil menunggu diangkatnya guru pengganti melalui rekrutmen ASN,” ujar Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/8).

Mendikbud menyebutkan pada 2019 ini diperkirakan akan ada 52.000 guru yang pensiun.

Sedangkan ia belum bisa memastikan apakah Pemerintah bisa merekrut guru PNS yang baru sebanyak jumlah itu di tahun yang sama.

Muhadjir juga meminta agar sekolah tak lagi mengangkat guru honorer karena pemerintah sendiri saat ini sedang mengupayakan untuk mengangkat para honorer menjadi PNS. Ia juga menjelaskan jika tunjangan untuk guru pensiunan yang tetap mengajar nantinya bisa diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah.

Mendikbud berharap para guru pensiunan tersebut bisa tetap mengajar sampai guru PNS yang baru menggantikannya. “Sekuatnya lah, sampai datang guru pengganti. Dan makanya ini rekrutmen ASN untuk guru tidak boleh ada moratorium sekarang, tiap tahun harus ada pengangkatan,” harapnya.

Pengangkatan guru ASN nanti akan dibagi menjadi 3 skema yaitu, pertama mengangkat guru honorer

yang saat ini jumlahnya mencapai 700.000 lebih. Ia menargetkan ini bisa selesai dalam 5 tahun kedepan.

Skema kedua adalah mengganti guru yang masa pensiunnya akan berakhir, dan skema ketiga untuk menambah atau mengangkat guru baru dikarenakan adanya penambahan jumlah sekolah.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Supriano mengungkapkan jika sekolah negeri akan mengalami kekurangan guru sebanyak 746.121 orang dan akan semakin bertambah pada 2021. Hal itu disampaikannya pada Rapat Koordinator Pengadaan ASN 2019 yang digelar KemenpanRB beberapa waktu lalu.

Maka dari itu pada seleksi CPNS 2019 nanti, Pemerintah akan mengalokasikan 77% formasi untuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. Maka dari itu Mendikbud meminta kepada sekolah-sekolah untuk tidak mengangkat guru-guru honorer.

 

Baca Juga :