BEM SI Perjuangkan Biaya Pendidikan Tinggi agar Merakyat

BEM SI Perjuangkan Biaya Pendidikan Tinggi agar Merakyat

BEM SI Perjuangkan Biaya Pendidikan Tinggi agar Merakyat

Permasalahan yang mendera pendidikan tinggi di Indonesia kian memprihatinkan,

terlebih dalam hal biaya kuliah yang terbilang mahal. Problem tersebut membuat kalangan mahasiswa diantaranya BEM Seluruh Indonesia berusaha memperjuangkan biaya pendidikan tinggi agar lebih merakyat.

BEM Seluruh Indonesia beserta BEM Nusantara dan FL2MI belum lama ini

mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi X DPR RI. Dalam kesempatan itu, BEM SI memaparkan sederetan permasalahan di pendidikan tinggi. Diantaranya kenaikan uang kuliah tunggal (UKT), pengurangan kuota beasiswa dan bidikmisi serta adanya sumbangan pembangunan institusi (SPI).

 

“Fokus pemerintah masih terhadap pembangunan infrastruktur.

Bukan pembangunan SDM melalui pendidikan. Sebenernya itu melanggar nawacita juga,” ungkap Bagus Tito Wibisono, Koordinator Pusat BEM SI kepada Edupost.id.

Bagus menyayangkan kondisi Indonesia saat ini, pemerintah tidak mau menanggung biaya pendidikan dan kesehatan untuk warga negaranya. “Sejarah dulu menggambarkan pada abad pertengahan bahwa semua institusi publik ditanggung negara. Baik itu pendidikan, kesehatan, dan lainnya,” ucapnya.

Namun, ia masih menaruh harapan bahwa keadaan Indonesia akan membaik terlebih dalam hal biaya pendidikan. “Sekarang nampaknya sejarah itu akan berulang mengingat berbagai negara berlomba menggratiskannya, khususnya pendidikan. Saya harap indonesia bisa membaca sejarah tersebut dan mengulanginya,” ungkapnya.

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/