Gelaran Akses WiFi Terbesar dan Tercepat

Gelaran Akses WiFi Terbesar dan Tercepat

Gelaran Akses WiFi Terbesar dan Tercepat

Momentum perhelatan Asian Games 2018

Momentum perhelatan Asian Games 2018 menjadi ajang pagelaran akses WiFi terbesar sepanjang sejarah Republik Indonesia. Tak hanya itu, dukungan akses untuk media center juga disediakan untuk menjamin kerja para jurnalis selama perhelatan olah raga itu lancar.

Selama perhelatan Asian Games 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama PT Telekomunikasi Indonesia memberikan dukungan akses internet dengan 1.070 perangkat akses poin internet. Di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) total digelar 396 titik WiFi. Akses itu bisa digunakan gratis dengan SSID: [email protected]

Selain di Stadion Utama GBK, di wisma atlet Jakarta terpasang 152 akses poin, wisma atlet Palembang, 55 akses poin dan sisanya tersebar di venue tempat penyelenggaraan pertandingan.

Total kapasitas backhaul link untuk 1070 AP tersebut sebesar 222, yang masing-masing 2 x 20 Gbps khusus untuk Stadion Utama GBK, dan 2 x 2 Gbps untuk main press center atau MPC (Media Press Center), dan sisanya tersebar di venue-venue lokasi penyelenggaraan pertandingan.

Perangkat Tidak Kompatibel

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam beberapa kesempatan datang ke Monitoring Center Telkomgroup di GBK. Bahkan ia bertandang pula ke media center untuk memastikan akses internet bisa digunakan dengan baik oleh penonton dan pekerja media.

Menurut Rudiantara akses yang disediakan di media center dirancang 14 akses poin WiFi 5,8 GHz dan 2 akses poin WiFi 2,4 GHz. “Kita didesain dari 16 akses poin hanya dua yang 2,4 Ghz. Lainnya pakai 5,8 Ghz agar aksesnya agar kapasitasnya lebih besar. Walaupun jaraknya lebih pendek,” katanya ketika berkunjung ke Media Press Center (MPC) Asian Games 2018 di Hall A, JCC, Jakarta Pusat, Minggu (19/08/2018) siang.

Menteri Kominfo menjelaskan dengan kondisi itu maka tidak heran ada sejumlah perangkat yang mengalami kendala saat digunakan untuk mengakses internet.

“Banyak perangkat yang digunakan temen-teman wartawan masih agak lama. Belum update. Contohnya WiFi nya hanya bisa akses 2,4 Ghz. Ada juga kemarin wartawan dari media asing, dia pakai 2,4 Ghz laptopnya, dia duduk ditengah-tengah, padahal di tengah itu 5,8 Ghz semua. Frekuensi 2,4 Ghz ada di ujung. Di suruh pindah biar dekat 2,4 Ghz, dia gak mau. Ya resikonya lemot,” katanya.

Menteri Rudiantara

Meski demikian, Menteri Rudiantara menawarkan solusi agar akses internet lebih cepat. “Akhirnya solusinya tadi, beberapa media kami pasangi dongle di laptopnya sebagai konversi agar laptop nya menggunakan frekuensi 5,8 wifi nya. Setelah itu beres semua,” tuturnya.

Selain itu guna memastikan akses internet lancar, Kementerian Kominfo telah mengatur penggunaan pita frekuensi radio 2.4 GHz dan 5 GHz untuk penyediaan jaringan internet WiFi dalam Asian Games XVIII.

Pengaturan itu diperlukan untuk menciptakan ketertiban dalam penggunaan selama masa persiapan dan pelaksanaan penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018.

 

Sumber : https://symbiantweet.com/