PENGERTIAN PERSEDIAAN SUMBER DAYA ALAM DAN ISO POKOK

PENGERTIAN PERSEDIAAN SUMBER DAYA ALAM DAN ISO POKOK

PENGERTIAN PERSEDIAAN SUMBER DAYA ALAM DAN ISO POKOK

 

Pengertian mengenai perubahan

ini sangat penting dalam kaitannya dengan sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui, dan memang jenis sumberdaya inilah yang seringkali dikhawatirkan akan segera punah.

Sumberdaya alam yang belum diketemukan dibedakan antara sumberdaya yang secara hipotesis atau spekulatif diketahui dan sumberdaya yang sama sekali belum kita mengerti apakah itu ada atau tidak apalagi berapa banyak tersedianya sumberdaya tersebut : Sejarah Masyarakat Indonesia Pra Aksara : Ciri, Metode dan Periodisasi

Dari segi ekonomi, sumberdaya alam

  1. Sumberdaya yang nonekonomis ( sumberdaya yang jumlahnya banyak karena belum diketahui kegunaanya )
  2. Sumberdaya yang subekonomis ( mempunyai potensi apabila diperlukan )
  3. Sumberdaya ekonomis ( sumberdaya yang sudah memiliki nilai ekonomis dan sudah dikenal penggunaannya.

Sumberdaya alam yang dari segi geologis sudah diketahui macam dan banyaknya serta dari segi ekonomis sudah dapat digunakan, maka sumberdaya inilah yang kita nyatakan sebagai persediaan sumberdaya alam ( reserve ) yang meningkat bila ada eksplorasi yang berhasil dan berkurang bila mengalami kerusakan dan diambil manusia.

ISU POKOK SUMBER DAYA ALAM

  1. Pertanyaan: ”Berapa lama dan dalam keadaan apa kehidupan manusia dapat berlangsung terus dibumi ini dengan persediaan tertentu dari sumberdaya yang melekat disuatu tempat (insitu resources), yang dapat di perbarui tetapi dapat rusak, serta terbatasnya sistem lingkungan?”. Laporan kelompok Roma dalam “Batas-batas pertumbuhan menunjukan kemungkinan dunia akan gagal atau kolap karena sumberdaya alam yang penting (seperti bahan bakar minyak dan batu bara) terbatas jumlahnya; sedangkan tingkat konsumsi negara harus meningkat”.
  2. Isu kedua mengenai lokasi persediaan yang diketahui. Misalnya persediaan minyak dunia banyak dan terus diketemukan, tetapi persediaan tadi semakin jauh dari para konsumen terutama negara – negara barat.
  3. Isu ketiga adanya pengalaman sejarah mengenai pergeseran dari sumber daya yang dapat diperbarui (renewable resources) kesumberdaya yang tidak yang tidak dapat  diperbarui (stok resources).
  4. Isu keempat berhubungan dengan kebijakan penggunaan sumberdaya alam pada masa yang lampau di mana banyak tindakan yang tidak bijaksana, berpandangan dekat eksploitasi yang terlalu rakus Terhadap sumberdaya alam.
  5. Isu kelima, apakah kita telah benar-benar mengerti peranan dan pentingnya sumberdaya alam dan lingkungan sebagai faktor-faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi dimasa lampau.
  6. Isu keenam ialah bahwa kita semakin tergantung pada sumberdaya alam yang semakin rendah kualitasnya.
  7. Isu ketujuh semakin memburuknya keadaan lingkungan
  8. Isu kedelapan ialah tentang peranan yang diberikan kepada mekanisme pasar dalam menentukan bagai mana sumberdaya alam itu dapat dikelola sepanjang waktu.

Alternatif-alternatif yang digunakan

untuk meningkatkan suatu perekonomian dalam kaitannya dengan sumber daya alam yang tetap jumlahnya antara lain:

  1. Sumberdaya dihabiskan secara cepat dalam Suate periode dengan pertumbuhan yang cepat dan standar hidup yang tinggi diikuti dengan kehancuran suatu sistem kehancuran suatu sistem kehidupan secara cepat pula.
  2. Sumberdaya alam dimanfaatkan perlahan-lahan, sehingga tingkat pendapatan dan standar hidup rendah, tetapi untuk jangka waktu yang lama.
  3. Sumberdaya dimanfaatkan secara cepat guna menciptakan kemampuan untuk menciptakan kemampuan untuk menggantikan sumberdaya yang dapat di perbarui untuk menggantikan sumberdaya yang habis pakai sehingga produksi perekonomian dapat terus berlangsung
  4. Sumber daya di hemat penggunaanya ( coserved) dan dimanfaatkan sedikit demi sedikit, tetapi akan menjadi usang bila terdapat penemuan teknologi baru.
  5. Perubahan teknologi serta disubtitusi sumberdaya yang dapat diperbarui bagi yang tidak dapat diperbarui akan dapat memelihara kelangsungan pertumbuhan produk nasional bruto tetapi memburuknya lingkungan akan mengurangi kesejahteraan manusia.

Sumber Materi : https://guruips.co.id/