SMK KAL-2 Wisuda Perwira Muda Transportasi Laut

SMK KAL-2 Wisuda Perwira Muda Transportasi Laut

SMK KAL-2 Wisuda Perwira Muda Transportasi Laut

Sebanyak 56 Perwira Muda Transportasi Laut dari Sekolah SMK KAL-2 Surabaya

telah diwisuda dan dilantik Kepala Cabang Dinas Pendidikan SMA/SMK Wilayah Surabaya – Sidoarjo DR. Soekaryantho di Halaman SMK KAL-2 Jln Teluk Sampit No.2 Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (14/9/2019).

Ke-56 perwira muda tersebut terdiri dari 30 perwira jurusan Nautika dan 26 perwira jurusan Teknika. Kedua jurusan tersebut merupakan lulusan pertama bagi SMK KAL-2 , mereka ada yang masuk ditahun 2014 dan 2015, namun baru luus dan di lantik di tahun ini (2019).

Sekolah ini menjadi salah satu dari 3 SMK jurusan Pelayaran yang ada di Jawa Timur.

Hadi Kusomo merupakan kepala sekolah periode (2015-2019) yang berdiri sejak tahun 1995 menjadi satu dengan SMK KAL-1. Dan, baru di tahun 2000 memisahkan diri menjadi SMK KAL-2. sekolah ini juga bawah naungan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya dengan Ketua Yayasan Hang Tuah Drs. SD. Seputa.

Berhasil lulus dengan nilai terbaik dari jurusan Nautika, Abdul Aziz dan dari jurusan Teknika, Maulana Ardiansyah. Keduanya bangga menjadi perwira di kapal dan siap mengabdikan diri dalam tugas di masa-masa yang akan datang.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Surabaya – Sidoarjo, DR. Soekaryanto

dalam membacakan amanat Gubernur Jawa Timur mengatakan bahwa, “Pelantikan ini adalah sebuah momen bersejarah bagi peserta didik, sebagai awal perjalanan pengabdian bagi bangsa dan negara di sektor maritim dan kariernya sebagai pelaut. Juga sebagai keberhasilah orang tua dan keluarga yang telah mengantar peserta didik dalam menyongsong masa depan yang lebih cerah.”.

Soekaryanto memberikan apresiasi kepada kepala sekolah SMK KAL- 2, karena di tengah hiruk pikuknya pendidikan dengan isu penurunan disiplin dan karakter, tapi SMK KA-2 justru mampu menunjukkan keberhasilan menciptakan sejumlah perwira muda yang disiplin, kompeten di bidangnya. Ini tentu saja merupakan hasil dari penggodokan selama di sekolah dan saat praktik pelayaran di laut yang sangat membutuhkan kedisiplinan.

Sementara itu Kepala sekolah SMK KAL-2 menekankan kepada seluruh cadetnya agar semua menempuh proses pembelajaran secara benar, baik teori maupun praktek. “Jangan memotong jalur pendidikan karena kalau sudah membiasakan dan melegalkan hal tersebut akan berakibat kurang baik. Semua program kurikulum Nautika dan Teknika tentu sudah mendapat kajian secara baik, guna menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan di tempat kerja nanti,” katanya.

 

Sumber :

https://gumroad.com/l/CopyWritingEbook