Tips Menangani Daging Sapi Yang Baik

Tips Menangani Daging Sapi Yang Baik

Tips Menangani Daging Sapi Yang Baik

Hari Raya Idul Adha

Twelvetribesonline.Com – Hari Raya Idul Adha adalah Hari Raya yang ditunggu-tunggu masyarakat Muslim karena adanya pelaksanaan kurban sesuai dengan tuntunan Al Quran. Kaum muslimin yang mampu dapat berkurban sehingga kaum mustahiq dapat menerima daging kurban dan merasakan manisnya daging kurban. Pada tanggal 22 Agustus 2018 tepatnya pada hari Rabu, kita telah melewati Hari Raya Kurban tersebut dimana petugas Dinas yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan ternak kurban yang dijual di lapak-lapak sehingga ternak yang dibeli oleh masyarakat merupakan ternak yang benar-benar sehat dan memenuhi persyaratan menjadi hewan kurban.

Pemeriksaan kesehatan hewan

Selain itu petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban setelah dipotong dengan melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan daging dan jeroan ternak tersebut agar daging maupun jeroan yang diedarkan tidak mengandung penyakit. Hasil pemeriksaan petugas terhadap daging ternak baik sapi, kerbau, kambing dan domba dapat dinyatakan bahwa daging baik dan dalam kondisi tidak mengandung penyakit hewan. Namun berbeda halnya dengan organ hati sapi, kerbau dan domba mayoritas ditemukan adanya sarang cacing dan cacing hati yaitu Fasciola hepatica. Hati ternak yang telah terinfeksi cacing ini ditandai dengan adanya penebalan serta pengapuran di sekeliling permukaan hati dan bila hati dibelah terkadang dijumpai cacing dewasa.

Penyakit cacing hati

Penyakit cacing hati ini dapat menular kepada manusia jika organ hati tidak dimasak dengan sempurna. Untuk itu masyarakat terutama ibu-ibu yang biasa mengolah masakan di rumah harus mengetahui cara memilih daging maupun jeroan/hati ternak yang bagus. Hati ternak yang bagus adalah hati yang permukaannya halus, mulus, tidak terdapat benjolan yang berwarna putih/kekuningan di permukaan hati tersebut dan konsistensi hatinya tidak keras. Berikut disampaikan beberapa tips cara menangani daging kurban yang baik.

Tips Menangani Daging Sapi Yang Baik

  1. Pilihlah daging sapi yang berwarna merah segar dan bersih. Pilihlah juga hati sapi yang permukaannya halus, mulus dan tidak ada benjolan;
  2. Daging disimpan pada wadah tertutup yang bersih atau dalam kantong plastik transparan (kantong plastik untuk minyak goreng) dan selanjutnya daging disimpan di lemari es (di kulkas/freezer). Penyimpanan antara daging dan jeroan harus terpisah/tidak boleh dicampur;
    Jika ingin mencairkan daging yang beku dari freezer, pindahkan ke lemari es untuk mencegah pertumbuhan bakteri;
  3. Sebelum dan setelah memegang daging, jangan lupa mencuci tangan selama minimal 20 detik dengan air bersih dan sabun agar bakteri di tangan tidak menyebar;
  4. Gunakanlah pisau dan talenan yang berbeda ketika mengolah daging agar bakteri tidak menyebar ke bahan makanan lain;
  5. Masa penyimpanan daging dingin pada suhu 1-10 derajat Celcius maksimal 3 (tiga) hari;
    Masa penyimpanan daging beku pada suhu minus 18 derajat Celcius maksimal 4 (empat) bulan.
  6. Daging adalah bahan organik yang mudah rusak oleh mikroorganisme pembusuk. Pananganan dan penyimpanan daging memerlukan tahapan-tahapan yang baik sehingga kualitas daging tidak menurun selama penyimpanan. Dengan menangani daging secara baik maka akan diperoleh kualitas daging yang baik sehingga protein yang terdapat pada daging dapat bermanfaat bagi kesehatan dan kecerdasan anak pada masa golden age.