Walikota Dzulmi Resmikan Sekolah Medan Mulia

Walikota Dzulmi Resmikan Sekolah Medan Mulia

Walikota Dzulmi Resmikan Sekolah Medan Mulia

– Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi resmi buka Sekolah Medan Mulia di Jalan Bangau,

Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Medan, Sumut, Senin (16/7/2018).

Kehadiran sekolah berlantai lima itu nantinya dapat melahirkan generasi yang cerdas, berahlak mulia serta mampu meningkatkan  mutu dan kualitas pendidikan di Kota Medan. Apalagi dalam operasionalnya, Sekolah Medan Mulia menggunakan tiga bahasa dalam proses belajar mengajarnya, yakni Indonesia, Mandarin dan Inggris.

Pembukaan ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan Walikota didampingi Ketua Yayasan Medan Mulia Fajar Suhendra, Konsul Kehormatan Polandia Jonner Napitupulu, Wakil Ketua Yayasan Medan Mulia Juswan, Asisten Umum Ikhwan Habibi Daulay serta Kadis Pendidikan Kota Medan Hasan Basri.

Dalam sambutannya dihadapan ratusan siswa beserta orangtua siswa,

Walikota mengungkapkan, pendidikan di Indonesia termasuk Kota Medan masih tertinggal dari standar pendidikan dunia.

Oleh karena itu, kondisi itu harus disikapi bersama dengan terus meningkatkan kualitas  pendidikan sehingga mampu bersaing dalam dunia global. Dikatakan Dzulmi, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dipersiapkan guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjawab tantangan zaman.

Di samping itu, melalui pendidikan juga dapat melahirkan para pemimpin dan generasi  penerus bangsa yang berkualitas. Guna mewujudkan keinginan tersebut, kata dia, tentunya harus didukung dengan sarana pembelajaran yang memadai serta didukung  gedung sekolah yang benar-benar representatif.

“Dengan demikian para siswa dapat mengikuti  proses kegiatan belajar mengajar dengan tenang

dan nyaman,” ujar Walikota Medan.

Di samping itu katanya, mutu tenaga pengajar harus ditingkatkan lagi sehingga para guru siap menjawab tantangan masa depan tersebut. Sebab, guru yang berperan besar dalam mengantarkan siswanya mewujudkan cita-cita. “Ingat, menjadi guru bukanlah sekadar pekerjaan melainkan menjadi pelukis masa depan. Jadi masa depan generasi muda ada di tangan guru,” ungkapnya.

Selain guru, Walikota juga ingatkan bahwa orang tua dan keluarga juga ikut menentukan keberhasilan siswa untuk menjadi apa yang diinginkannya. Untuk itu, orang tua dan keluarga merupakan garda terdepan  yang paling berpengaruh dalam meningkatkan mutu pendidikan generasi muda.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/