XL Axiata Bangun “Desa Maritim” di Asahan

XL Axiata Bangun “Desa Maritim” di Asahan

XL Axiata Bangun “Desa Maritim” di Asahan

XL Axiata dan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia

(Bakamla) melanjutkan kerjasama dalam membangun “Desa Maritim” di sejumlah lokasi yang terletak di perbatasan negara. Setelah di Pulau Sebatik bulan lalu, Program Desa Maritim berikutnya yang mulai diimplementasikan berada di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang berada persis di pesisir Selat Malaka, dan berseberangan langsung dengan negara tetangga. Secara umum, kerjasama ini mencakup menerapan sarana dan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Francky Rinaldo Pakpahan, Group Head XL Axiata West Region

mengatakan bahwa, pengamanan di daerah-daerah perbatasan menyangkut berbagai aspek. Selain menempatkan aparat keamanan dengan berbagai teknis pengamanan, juga perlu diperkuat ketahanan dari sisi warga masyarakat yang berdomisili di daerah perbatasan. Salah satunya adalah dengan mengupayakan peningkatan kualitas hidup mereka.

“Kualitas hidup yang baik diharapkan akan meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program pengamanan atas kedaulatan negara dan berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya. Di ranah penguatan kualitas hidup inilah XL Axiata antusias ikut mendukung Program Desa Maritim,” paparnya.

Menurut Francky, XL Axiata akan mengimplementasikan semua program sosial berbasis digital

yang dimiliki di Program Desa Maritim. Program-program tersebut telah diimplementasikan di berbagai daerah guna mendukung program pemerintah, terutama terkait dengan penguatan kapasitas masyarakat di desa-desa tertinggal, maupun guna meningkatkan produktivitas di era digital. Selain itu juga program donasi kuota bagi sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Asahan.

Program-program tersebut adalah pemanfaatan sarana digital bagi kaum perempuan, termasuk untuk tujuan meningkatkan produktivitas bisnis kecil dan menengah. Selain itu juga akan dikenalkan penggunaan aplikasi Laut Nusantara, untuk membantu masyarakat nelayan setempat dalam meningkatkan produktivitasnya. Lokasi Desa Maritim berada di pesisir pantai dengan penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan. Dengan menggunakan informasi yang ada di dalam aplikasi tersebut, masyarakat nelayan setempat bisa secara presisi menemukan lokasi keberadaan ikan. Jika jumlah tangkapan meningkat, maka pendapatan mereka juga akan bertambah.

 

Sumber :

https://dogetek.co/